Merek Xiaomi dijual melalui situs online Lazada. Melalui cara penjualan flash sale, dimana pembelinya hanya diberi waktu singkat untuk melakukan pembelian, maka banjir pembelian pun terjadi. Tentu saja penjualan yang habis dalam waktu 10 menit tersebut bisa dilakukan lewat online. Ini berbeda dengan rekor-rekor penjualan ponsel sebelumnya seperti nexian maupun blackbaerry yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk habis karena ada antrean di toko.
Menjadi salah satu pemilik merk ponsel yang pertama seperti menjadi gengsi bagi konsumen apalagi launching ponsel selalu disertai diskon "gila-gilaan". Namun, ambisi ini makin termanjakan dengan adanya internet. Konsumen mudah mencari-cari di internet dan kemudian membeli melalui sentuhan jari saja.
Kedekatan konsumen dengan dunia online menjadi satu ciri saja perilaku konsumen yang terlihat berbeda akhir-akhir ini. Pertumbuhan internet di Indonesia yang semakin dahsyat memang menciptaklan konsumen yang mulai memilih belanja online sebagai salah satu cara berbelanja. selain itu juga ada beberapa perubahan perilaku yang mewarnai konsumen Indonesia, sehingga para marketer pun perlu mewaspadai perubahan ini dengan baik.
Apa sebenarnya yang melatar belakangi perubahan perilaku? 10 tahun yang lalu, Handi Irawan pernah meluncurkan buku tentang 10 perilaku konsumen Indonesia. seperti di prediksi oleh handi irawan, beberapa perilaku dalam buku tersebut akan mengalami perubahan di masa mendatang. jika dahulu konsumen indonesia tidak sadar lingkungan dan tidak peduli lingkungan, maka pada masa sekarang konsumen sudah mulai memilih makanan yang sehat dan memperhatikan lingkungan dalam memilih produk.
Perubahan demografi adalah salah satu pendorong terjadinya perubahan perilaku konsumen di indonesia. dalam sepuluh tahun trakhir ini terjadi perubahan demografi di indonesia. semakin meningkatnya pendapatan ekonomi masyarakat indonesia menciptakan masyarakat baru di indonesia, seperti kelas menengah yang semakin besar, meningkatnya kelompok-kelompok produktif dan berkurangnya tingkat kelahiran.
pendapatan masyarakat yang semakin besar di suatu titik memang terlihat baik. namun disisi lain semakin tingginya kemakmuran masyarakat disebuah negara menciptakan berbagai penyakit baru. bila pada saat negara masih miskin,penyakit-penyakit seperti cacar dan muntaber menjadi penyakit yang dominan.namun saat negara makin makmur,penyakit-penyakit modern menjadi dominan seperti struk,jantung,kanker,aids,dll. jangan heran jika anda akan menemukan jenis-jenis penyakit baru yang akan mendatang.
selain demografi,perubahan teknologi juga menjadi penyebab terjadinya perubahan prilaku konsumen. yang banyak terlihat adalah masuknya internet dalam keseharian konsumen.kini konsumen merasa tidak bisa hidup tanpa bantuan internet.konsume juga semakin percaya bahwa internet menjadi saluran komunikasi dan distribusi bagi produk-produk yang mereka inginkan. sebetulnya internet tidak hanya menjadi satu-satunya perubahan teknologi yang muncul dimasyarakat teknologi seperti biotechnology dan medical technology dan membuat konsumen semakin percaya terhadap teknologi yang mengatur dan membantu dikehidupan mereka.
faktor lain yang akan mengubah perilaku konsumen adalah masalah lingkungan. kerusakan lingkungan yang semakin parah, isu global warming, dan sulitnya mendapat sumber daya alam perlahan akan membuat konsumen semakin sadar lingkungan. harus diakui, perhatian konsumen diindonesia, terhadap lingkungan masih sekarang masih terbilang minim. namun, adanya tekanan dan polici dari pemerintah serta keadaan lingkungan yang dirasakan akan memaksa konsumen untuk sadar terhadap lingkungan. salah satu masalah yang dihadapi konsumen adalah sampah yang semakin menumpuk. menejemen sampah akan menjadi masalah ditiap rumah tangga sehingga konsumen akan mulai berfikir untuk membeli produk-produk daur ulang dan tidak terbebani. salah satunya dilakukan juga dengan mengurangi konsumsi plastik dan material lain yang tidak langsung hancur oleh tanah.
Online consumer
konsumen baru di indonesia akan semakin menjadi konsumen online. para marketer nantinya tidak lagi melakukan segmentasi pasar secara tradisional, namun mereka harus berfikir bagaimana membagi konsumen mereka secara online. jika dulu belanja online didominasi oleh kelompok muda, kini kelompok 30 tahun keatas semakin banyak yang berbelanja online. itu artinya pasar onlinepun akan semakin besar akan marketer harus mulai berfikir memindahkan serbagian channel mereka ke online.
Connected consumers
konsumen baru akan selalu merasa terhubung dan ingin terhubung dengan orang lain. mereka selalu meminta rekomondasi dari orang lain ketika membeli produk atau merek. mereka juga terbiasa membagi sesuatu.connect dan share menjadi bagian dari kehidupan konsumen. oleh karenya mareketer tidak boleh melihat konsumen sebagai satu konsumen,tetapi merupakan satu jaringan yang terhubung dengan konsumen lain. termasuk juga adaptasi dengan budaya lain secara mudah dan cepat dapat dilakukan konsumen.
Long Term Consumers
konsumen baru diindonesia semakin berpikiran jangka panjang.internet membuat konsumen semakin terinformasi dengan baik akan hal-hal yang mungikin terjadi di masa depan. konsumen lebih bisa memprediksi sesuatu sehingga merasa membutuhkan persiapan jangka panjang. apalagi pendapatan konsumen indonesia semakin meningkat sehingga pengeluaran untuk hal-hal yang bersifat jangka panjang bisa mereka lakukan. pertumbuhan pengguna ansuransi meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukan bahwa konsumen makin melihat jangka panjang.
Loping consumers
konsumen mudah berpindah-pindah dari satu hal ke hal lain. ini dikarenakan teknologi memudahkan mereka untuk melihat-lihat serta berpindah dari satu window ke window yang lain. akibatnya dalam keseharian mereka semakin sulit menjadi loyal, terbiasa multitasking, dan cenderung mencoba berbagai merk karena rekomendasi orang lain. lihat saja merk xiaomi yang tiba-tiba melejit dan banyak dibeli konsumen di indonesia. padahal sebelumnya kita tidak mengenal merk ini. dimasa mendatang akan timbul-tenggelam merk-merk baru, dan marketer harus mengantisipasi hal ini.
Health concious consumers
konsumen baru indonesia akan mempertimbangkan kesehatan sebagai salah satu faktor dalam memilih produk. berkembangnya outlet-outlet modern akan semakin mengakomodasi kebutuhan konsumen akan produk yang menyehatkan. sekalipun mungkin konsumen tidak paham benar soal kandungan produk yang sehat dan tidak, namun konsumen membutuhkan komunikasi soal "sehat" didalam produk yang akan mereka beli. dengan demam lari dan bersepeda juga menjadi contoh bahwa konsumen bahwa semakin sadar akan kesehatan.
Environmental friendly consumers
benarkah konsumen indonesia peduli lingkungan, banyak yang masih pesimistis soal ini. dalam hal ini, konsumen indonesia belum sampai tahap tidak membeli produk-produk yang tak ramah lingkungan, tetapi mereka akan mulai berpikir soal efisiensi dan penghematan sumber daya. misalnya, ketika membeli mobil, mereka akan berpikir soal bagaimana mengirit bahan bakar kendaraan. konsumen juga mulai memilih produk-produk yang hemat listrik dan makan dengan bungkusan yang pratis dan tidak menghabiskan tempat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar